headerphoto

Penerimaan Taruna

PENDAHULUAN

Berdirinya Akademi Perikanan Sorong (APSOR) merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga professional di sektor kelautan dan perikanan dengan kualifikasi Ahli Madya Perikanan.
Dengan diterimanya sertifikat ISO 9001 – 2000 dari WQA (World Quality Assurance), maka APSOR secara kelembagaan telah memiliki standar manajemen internsional dan pengakuan tentang kualitas penyelenggaraan institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada mutu, sehingga memiliki kesiapan untuk mencetak sumberdaya manusia yang profesional dan handal dalam bidang kelautan dan perikanan.
Untuk implementasi peran perguruan tinggi khususnya kemajuan sektor kelautan dan perikanan, maka pada tahun akademik 2010/2011 APSOR membuka kesempatan pada seluruh putra-putri Indonesia mengikuti pendidikan tinggi professional Diploma III pada Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan (TPI), Mesin dan Peralatan Perikanan (MPP), dan Teknologi Budidaya Perikanan (TBP).

PROSPEK LULUSAN

Sejak berdirinya tahun 2001, APSOR telah meluluskan 6 angkatan, dengan sebaran serapan tenaga kerja yaitu :(1) Pegawai Negeri Sipil, baik pusat maupun daerah, (2) tenaga teknis pada berbagai proyek pemerintah dan perusahaan (industri) perikanan, dan (3) sebagai wirausahawan muda mandiri pada sektor kelautan dan perikanan.

JALUR PENERIMAAN TARUNA BARU

Pelaksanaan penerimaan taruna baru dilaksanakan melalui tiga jalur, yaitu :
1.    Jalur Umum (JU)
Penerimaan calon taruna baru berdasarkan hasil pengujian yang meliputi ujian akademik, ujian fisik dan kesehatan, serta ujian wawancara dan/atau psikotes
2.    Jalur Penelusuran Minat dan Prestasi (JPMP)
Penerimaan calon taruna baru berdasarkan hasil penilaian prestasi akademik selama di SLTA, uji fisik dan kesehatan, serta wawancara dan psikotes
3.    Jalur Khusus (JK)
Penerimaan calon taruna baru tanpa seleksi akademik dengan memperhatikan :

  • Komunitas kelautan dan perikanan, seperti putra-putri nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah hasil perikanan yang memenuhi persyaratan (disebut Jalur Khusus 1 atau JK. 1);
  • Komunitas wilayah tertinggal yang berminat tinggi melanjutkan pendidikan di Akademi Perikanan dan mendapatkan rekomendasi dari suatu lembaga yang bertanggung jawab dan mampu memberikan garansi pekerjaan setelah lulus (disebut Jalur Khusus 2 atau JK. 2);
  • Pegawai Negeri Sipil atau karyawan yang ditugasbelajarkan oleh instansi asalnya (disebut Jalur Khusus 3 atau JK.3);
  • Lulusan SUPM yang memiliki prestasi akademik baik selama belajar di SUPM (disebut Jalur Khusus 4 atau JK.4)


PERSYARATAN UMUM CALON PESERTA SELEKSI

  1. Putra-putri warga negara Republik Indonesia;
  2. Bagi yang bukan WNI harus mendapatkan ijin dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI atau pejabat yang ditunjuk, dan memenuhi peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku;
  3. Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan (kecuali calon dari PNS/karyawan).
  4. Sehat jasmani dan rohani, tidak cacat fisik dan mental
  5. Tidak buta warna
  6. Tidak berkaca mata/lensa kontak khusus bagi calon taruna program studi TPI dan MPP
  7. SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), kecuali calon dari PNS
  8. Mengikuti tahapan dan lulus seleksi penerimaan
  9. Bersedia tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan
  10. Sanggup membiayai dirinya untuk keperluan pakaian seragam, asuransi, kegiatan ketarunaan, dan peralatan pribadi di asrama

PERSYARATAN KHUSUS CALON PESERTA SELEKSI

  1. Umur tidak lebih dari 22 tahun pada awal tahun ajaran baru
  2. Memiliki ijazah SMU/MA (IPA/IPS) atau sederajat, SUPM, dan SMK (bidang/program keahlian Perikanan, Kelautan, Maritim, Listrik, Mesin Otomotif/Industri).
  3. Tinggi badan untuk calon taruna minimal 160 cm dan untuk calon taruni minimal 150 cm dengan berat badan yang proporsional

PERSYARATAN CALON DARI PEGAWAI NEGERI SIPIL

  1. Umur tidak lebih dari 35 tahun pada awal tahun ajaran baru
  2. Memiliki ijazah SMU/MA (IPA/IPS), SUPM, dan SMK (bidang/program studi Perikanan, Kelautan, Maritim, Listrik, Mesin Otomotif/industri)


KELENGKAPAN ADMINISTRASI PENDAFTARAN

  1. Foto copy Ijazah SMA, MA, SMK, SUPM/SPP yang telah dilegalisir (rangkap 1);
  2. Foto copy Raport semester I-VI yang telah dilegalisir (khusus untuk pendaftar JPMP dan JK. 1,2, serta 3) (rangkap 1);
  3. Surat keterangan berbadan sehat dan tidak cacat fisik/mental, dari Dokter Pemerintah serta mencantumkan tinggi dan berat badan (asli) (rangkap 1);
  4. Surat keterangan belum menikah dari kepala desa/lurah (asli) (kecuali pendaftar jalur khusus) (rangkap 1);
  5. Surat pernyataan bersedia tidak menikah/hamil selama pendidikan (asli) (rangkap 1);
  6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) (asli) kecuali calon pendaftar JK 3 (rangkap 1);
  7. Surat pernyataan bersedia tinggal di asrama selama pendidikan (asli) (rangkap 1);
  8. Foto copy piagam penghargaan/sertifikat atau surat keterangan dari kepala sekolah yang menyatakan prestasi akademik yang bersangkutan, dilegalisir (khusus pendaftar JPMP dan JK. 4) (rangkap 1);
  9. Surat keterangan dari kepala desa/lurah dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten/Kota setempat, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah putra/putri nelayan, pembudidaya ikan, atau pengolah ikan (asli) dan dilengkapi dengan foto copy KTP orang tua (khusus pendaftar JK. 1) (rangkap 1);
  10. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan mempunyai kemauan atau minat yang besar untuk melanjutkan pendidikan di Akademi Perikanan (asli) (khusus pendaftar JPMP, JK. 1, dan JK. 2) (rangkap 1);
  11. Surat rekomendasi dari lembaga resmi (pemerintah/swasta) yang menyatakan kesanggupan untuk menerima/menjamin pekerjaan yang bersangkutan setelah lulus (asli) (khusus pendaftar JK. 2) (rangkap 1);
  12. Surat ijin/tugas belajar dari pimpinan instansi/unit kerja (asli) (khusus pendaftar JK. 3) (rangkap 1);
  13. Foto copy Daftar Penilaian Prestasi Pegawai (DP3) yang dilegalisir 2 tahun terakhir bagi PNS dan Surat Keterangan Berkelakuan Baik  (asli) dari pimpinan instansi bagi karyawan non PNS (khusus pendaftar JK.3) (rangkap 1);
  14. Surat keterangan status kesehatan dari dokter/Rumah Sakit pemerintah yang berkomppeten (asli) (khusus untuk pendaftar jalur khusus 1, 2, 3, dan 4).  Surat keterangan status kesehatan tersebut harus mencantumkan keterangan yang lengkap dan valid tentang kesehatan mata, gigi, THT, jantung, paru-paru, serta keterangan bebas narkoba dan HIV/AIDS. Formulir yang memuat item kesehatan yang diperiksa dapat dimintai langsung kepada panitia.  Status kesehatan yang sama untuk peserta seleksi jalur umum akan ditentukan melalui pelaksanaan uji kesehatan oleh panitia (Masing-masing rangkap 1);
  15. Pas Foto hitam putih terbaru berukuran 2x3 cm sebanyak 3 lembar dan 4x6 sebanyak 3 lembar


PENDAFTARAN

A.    Cara Pendaftaran

  1. Pendaftar datang langsung ke Akademi Perikanan Sorong Akademi Perikanan Bitung, Akademi Perikanan Sidoarjo, Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, rayon-rayon terdekat, atau melalui www.apsordkp.ac.id
  2. Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan panitia;
  3. Menyerahkan seluruh berkas perlengkapan administrasi pendaftaran;
  4. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 50.000;

B.    Prosedur Pendaftaran

  1. Pendaftar mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran yang disediakan panitia berikut berkas pendaftaran lainnya.
  2. Apabila formulir telah diisi  dan berkas pendaftaran telah lengkap, selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor dan tanda peserta seleksi penerimaan taruna baru tahun 2010.

C.    Tempat Pendaftaran

  1. Akademi Perikanan Sorong : Panitia Penerimaan Taruna Baru, Kampus APSOR Jl. Kapitan Pattimura, Tanjung Kasuari, Suprau Sorong, Telp. (0951)3100182
  2. Akademi Perikanan Bitung : Kampus APB, Jl. Tandurusa PO.BOX 12/BTG Bitung-Sulawesi Utara, 95526, Telp/Fax. (0438) 21436; 36434; 36436
  3. Akademi Perikanan Sidoarjo: Kampus APS, Jl. Sedati Km 8 Gedangan Waru Sidoarjo, Jawa Timur Kode Pos 61253
  4. Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi dan kabupaten/kota di rayon masing-masing akademi pilihan

D.      JADWAL SELEKSI

  1. Pendaftaran dan Seleksi Administrasi    [24 Mei – 23 Juli 2010 ]
  2. Uji akademik   [ 26 – 27 Juli 2010 ] (untuk JU)
  3. Uji Kesehatan dan Fisik  [ 28 - 29 Juli 2010 ] (untuk JU dan JPMP)
  4. Uji wawancara    [ 30 Juli 2010 ] (untuk JU & JPMP)
  5. Pengumuman Kelulusan   [ 4 Agustus 2010 ]
  6. Daftar Ulang   [ 5 – 20 Agustus 2010 ]
  7. Masuk Asrama  [ 18 September 2010 ]


LAIN-LAIN

Setelah dinyatakan lulus seleksi, setiap taruna APSOR berkewajiban :

  1. Tinggal di asrama dengan memperoleh subsidi biaya akomodasi dan pendidikan dari Pemerintah sesuai anggaran yang tersedia dan mematuhi segala peraturan/tata tertib di Kampus Akademi Perikanan;
  2. Menyediakan biaya perlengkapan pribadi (pakaian seragam, pakaian praktek, dll);
  3. Membayar biaya pendidikan (PNBP) untuk disetor ke kas negara sebesar Rp. 60.000,00 per semester;

 Download :

Leaflet Penerimaan Taruna Baru 2010